Mbah Man dan Wanita Bepergian

REOTAC.COM — Berita tentang hilang kontaknya perawat RSUP dr Kariadi di Semarang setelah naik transportasi online telah menghebohkan warga Semarang dan menghiasi media online. Bahkan di Tribunjateng.com, portal nomor satu di Jawa Tengah telah menjadi trending topic dan terpopuler.

Perawat ini hilang kontak, Minggu (18/2) malam setelah pesan transportasi online dari tempat kontrakanya, di Jalan Pamularsih dengan tujuan RS Telogorejo Semarang Tengah. Tiba-tiba ponsel Yulia tak bisa dihubungi oleh ibundanya. Lebih-lebih, besoknya, Senin (19/2) pihak kantor anaknya menghubunginya dan memberitahu bahwa anaknya belum datang bekerja.

Akhirnya ada kabar putrinya tersebutditemukan berada di Surabaya, Selasa (20/2). Tentu hal ini menimbulkan tanda tanya dan penasaran, tidak hanya keluarga korban, tapi seluruh pembaca yang mengikuti kasus ini.

Teka-teki penyebab dia ditemukan di Surabaya akhirnya terungkap. Ditemui di rumah orang tuanya, Dia mengaku menjadi korban kejahatan. Kronologinya, dirinya pada Minggu (19/2) malam memesan jasa taksi online. Ternyatamobil Toyota Avanza yang menjemputnya baik plat mau pun profil pengendaranya berbeda dari pesanan awal. Karena buru-buru dia tidak menaruh curiga dan memilih untuk segera naik.‎ Namun dalam perjalanan, seseorang dari kursi belakang memukul tengkuknya hingga ia pingsan.

“Saya tidak tahu sebelumnya jika di mobil‎ ada orang lain. Waktu itu saya setengah sadar namun saya tahan untuk tidak berteriak karena takut ada hal yang lebih mengerikan terjadi pada saya,” jelasnya.

Taksi online tersebut kemudian menelantarkan wanita ini di tempat yang tak ia ketahui, sampai ia tersadar bahwa barang-barangnya sudah raib.‎ ‎Semua barang yang dibawa lari berupa dua unit telepon gengam, cincin, jam tangan, dan dompet seisinya termasuk uang yang diperkirakan besarnya Rp 500 ribu. Kita semua bersyukur karena korban selamat dan kini bisa berkumpul kembali dengan keluarganya dan orang tercintanya.

Menilik pengalaman ini, Mbah Man yang biasa memberikan nasihat agama sempat membahas masalah ini. Dia mengingatkan sebisa mungkin wanita yang keluar malam untuk keperluan apa pun agar ditemani mahromnya, misal ayah atau kerabat terdekatnya.Mungkin akan ada yang nyinyir, mengatakan kan masih ramai apalagi ini di perkotaan mbah. “Betul, tapi kan lebih baik ada temannya. Tentu ini akan menjadi perdebatan yang tidak akan habis, misal bagaimana wanita yang kerja malam dan sejenisnya. Mbah Man pun memberikan nasihat lebih baik mutawariq atau hati-hati di zaman yang serba komplek ini.

Mau diambil nasihatnya Mbah Man ini atau tidak terserah pembaca, yang pastitentang aturan wanita bepergian itu adalah perintah agama dan ada hadisnya. Yang penting, menurut Mbah Man kejadian itu bisa dijadikan bahan permenungan kita semua.

Kasus ini semoga bisa segera diungkap pihak terkait. Karena kejahatan dalam angkutan umum bisa terjadi pada siapa pun, baik penumpang atau pengemudinya. Semoga pelakunya segera ditangkap dan kita semakin hati-hati dan selalu berdoa setiap naik kendaraan yang sering kita lupakan. Agar terhindar dari segala kejahatan dan malapetaka. Amin! Alhamdulillah Jaza Khaullahu Khaeran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*