id="theme-header" class="theme-header">

Defia Rosmaniar, Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018

REOTAC.COM — Defia Rosmaniar  adalah seorang atlet berkebangsaan Indonesia. Namanya begitu dikenal seketika ia menyumbangkan medali emas untuk Indonesia pada Asian Games 2018.

Defia Rosmaniar mulai belajar taekwondo pada tahun 2007 mengikuti jejak saudaranya. Defia Rosmaniar  pernah mengikuti Sea Games 2013, event multi-olahraga internasional pertamanya pada usia 18 tahun dan berhasil memperoleh medali perunggu di tim putri dan pasangan campuran.

Defia Rosmaniar  mewakili Indonesia pada Asian Games Indoor and Martial Arts 2017 dan memenangkan medali perunggu dalam acara individu wanita dan merupakan bagian dari skuad wanita Indonesia yang mendapatkan perak dalam acara tim.

Defia Rosmaniar memenangkan medali emas di Taekwondo di Asian Games 2018 – Poomsae perorangan wanita perorangan perempuan, yang menjadi medali pertama yang diterima oleh negara tuan rumah, Indonesia, di Asian Games 2018.

Defia Rosmaniar  berlatih taekwondo sejak usia SMP, Defia Rosmaniar meraih hasilnya. Ia menjuarai dari tingkat nasional, hingga internasional. 

Defia Rosmaniar adalah atlet taekwondo penyumbang emas pertama bagi Indonesia dalam ajang bergengsi Asian Games 2018. Atlet asal Bogor ini telah mencetak sederet prestasi sejak usianya 16 tahun.

Gadis kelahiran 25 Mei 1995 ini mengenal olahraga taekwondo dari kakak sepupunya saat masih bersekolah di SMPN 1 Cibungbulang, Bogor.

Defia berlatih dengan tekun di Unit Polwil Kota Bogor di bawah bimbingan pelatih Sabeumnim Syamsudin dan Sabeumnim Soleh Basuni.

Pada awalnya, Defia memang tidak terlalu serius dalam berlatih taekwondo. Tapi lama-lama akhirnya dia menyukai olahraga yang mengandalkan kemampuan tangan dan kaki itu karena sering berlatih.

Sebelum dikenal sebagai atlet dengan nomor Poomsae (seni) seperti saat ini, Dafia dulunya sempat mengambil nomor Kyorogi (pertarungan). Penyuka traveling ini terpaksa pindah haluan karena sakit yang sempat diderita.

Alumni SMAN 1 Leuwiliang, Bogor ini memperoleh medali emas pertamanya di kancah U-17 Korea Open Gwangju 2012 dalam kategori individu dan tim campuran.

Setelah itu, Dafia semakin sering tampil di ajang dalam dan luar negeri.  Sempat cedera pada tahun 2013 tak membuatnya gentar. Defia tetap berhasil mengharumkan nama Indonesia.

Dia meraih medali emas beregu putri di perhelatan U-29 Malaysia Open 2014, Medali emas untuk tim campuran dan individu pada U-29 Chunceon Korea Open 2015, serta medali emas dalam ajang U-30 Poomsae Taekwondo World Hanmadang 2016.

Lalu pada ajang Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia, Defia berhasil meraih medali emas pertama dengan mengoleksi 8.690 poin untuk Indonesia setelah menumbangkan atlet taekwondo asal Iran, Marjan Salahshouri.  Ini sekaligus menambah koleksi prestasi Defia.

Selain sibuk sebagai atlet, Defia juga punya hobi menulis. Baginya, lebih baik menulis daripada menghabiskan waktu dengan gadget. Namun, menulis tetap hanyalah sebatas hobi. Ia tidak ada keinginan untuk mempublikasikan hasil tulisannya.

PENDIDIKAN
SDN 1 Leuwiliang, Bogor (2000-2006)
SMPN 1 Cibungbulang, Bogor (2006-2009)
SMAN 1 Leuwiliang, Bogor (2009-2012)
Pendidikan Olahraga, Universitas Negeri Jakarta

KARIER 
Medali Perak, Beregu Putri Kejurnas Korean Ambassador, Indonesia 2011
Medali Emas, Individu Putri U-17 Korea Open Gwangju 2012
Medali Emas, Tim Campuran U-29 Korea Open Gwangju 2012
Medali Perunggu, Putri Gaya Bebas U-29 World Taekwondo Poomsae Championship, Colombia 2012
Medali Emas, Tim Campuran U-29 Kejurnas Taekwondo Championship, Bandung 2013
Medali Perak, Individu Putri U-29 Islamic Solidarity Games, Palembang 2013
Medali Perak, Tim Campuran U-29 Islamic Solidarity Games, Palembang 2013
Medali Perunggu, Beregu Putri U-29 Islamic Solidarity Games, Palembang 2013
Medali Perunggu, Tim Campuran U-29 Sea Games, Myanmar 2013
Medali Perunggu, Beregu Putri U-29 Sea Games, Myanmar 2013
Medali Emas, Beregu Putri U-29 Malaysia Open 2014
Medali Perak, Individu Putri U-29 Malaysia Open 2014
Medali Emas, Individu Putri U-29 Porda Jawa Barat, Bekasi 2014
Medali Emas, Tim Campuran U-29 Porda Jawa Barat, Bekasi 2014
Medali Perak, Beregu Putri U-29 Asean University Games, Palembang 2014
Medali Emas, Individu Putri U-29 Chunceon Korea Open 2015
Medali Emas, Tim Campuran U-29 Chunceon Korea Open 2015
Medali Emas, Individu Putri U-29 Indonesia Open 2015
Medali Emas, Tim Campuran U-29 Indonesia Open 2015
Medali Perak, Individu Putri U-29 Asian Taekwondo Poomsae Championship, Manila, Filipina 2016
Medali Perak, Tim Campuran Poomsae Asian Championship, Manila Filipina, 2016
Medali Perak. Tim Campuran U-29 (Korean Division) 26th Korea Open Championship, Gyeongju Korea 2016
Medali Emas, Individu Putri U-30 Poomsae Taekwondo World Hanmadang 2016
Medali Emas, Individu Putri U-30 Poomsae, 1st Bankimon Open Korea 2016
Medali Emas, Beregu Putri U-30 Poomsae, 1st Bankimon Open Korea 2016
Medali Emas, Individu Putri PON Jabar XIX 2016
Medali Emas, Beregu Putri PON Jabar XIX 2016
Medali Emas, Beregu Putri Senior Kejurnas Mahasiswa, Lombok, Mataram 2016
Medali Perak, Individu Putri Kejurnas Mahasiswa, Lombok, Mataram 2016.
Medali Emas, Individu Putri Poomsae Asian Games 2018

PROFIL TOKOH

  • Nama lengkap :

    Defia Rosmaniar

  • Profesi :

    atlet

  • Tempat / Tgl Lahir
    :

    Bogor, 25 Mei 1995

  • Karya / Prestasi
    :

    Medali Perak, Beregu Putri Kejurnas Korean Ambassador, Indonesia 2011
    Medali Emas, Individu Putri U-17 Korea Open Gwangju 2012
    Medali Emas, Individu Putri PON Jabar XIX 2016
    Medali Emas, Beregu Putri PON Jabar XIX 2016
    Medali Emas, Beregu Putri Senior Kejurnas Mahasiswa, Lombok, Mataram 2016
    Medali Perak, Individu Putri Kejurnas Mahasiswa, Lombok, Mataram 2016.
    Medali Emas, Individu Putri Poomsae Asian Games 2018

    Sumber; Wikipedia dan Viva.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*